SELAMAT DATANG

"Selamat Datang di blog saya, semoga blog ini dapat bermanfaat bagi anda"

08 Juli 2018

Perbedaan England (Negara Inggris), Great Britain, dan United Kingdom

Sebutan dari kata Inggris Raya (Great Britain), Negara Inggris (England), dan juga Kerajaan Inggris (United Kingdom) sering membingungkan. Banyak orang yang mengira bahwa ketiga nama wilayah tersebut adalah satu, yaitu Inggris. Padahal, ketika tiga nama wilayah itu berbeda, maka lokasi wilayahnya pun akan ikut berbeda.

Inggris Raya (Great Britain):
Sebenarnya, Inggris Raya merupakan sebuah negara yang terdiri atas beberapa negara bagian. Daratannya merupakan pulau terbesar dari dua pulau utama di Kepulauan Inggris yang mencakup 73% dari luas daratan (229.848 km persegi) dan 90% dari total populasi (60,8 juta). Inggris Raya terbagi menjadi tiga negara yang semuanya merupakan bagian dari Kerajaan Inggris (United Kingdom).
Great Britain (GBR) adalah sebutan untuk kerajaan kesatuan antara England, Scotland, dan Wales. Dengan wilayah terluas adalah England. Kerajaan ini diciptakan di bawah Undang-Undang Persatuan tahun 1707 dengan tujuan untuk menciptakan sebuah kerajaan tunggal yang terdiri dari seluruh pulau Britania Raya. Kerajaan mempunyai sebuah parlemen tunggal dan pemerintahannya berpusat di Westminster, London. Kedua bekas kerajaan mempunyai bagian dalam monarki yang sama sejak Raja James VI dari Skotlandia menjadi Raja James I dari Inggris pada 1603. Kerajaan ini kemudian digantikan oleh Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia pada 1801 ketika Kerajaan Irlandia dimasukkan dengan diberlakukannya Undang-Undang Persatuan 1801.
United Kingdom adalah nama baru Great Britain setelah Irlandia Utara ikut bergabung dengan kerajaan kesatuan ini. Meskipun Irladia sudah merdeka tapi Northern Ireland (Irlandia Utara) masih bagian dari UK. Nama resmi Inggris yang sebenarnya adalah “United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland.” Jadi anggotanya itu England, Scotland, Wales and Northern Ireland, makanya disebut United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland. Bendera untuk UK, namanya Union Jack. Bendera resmi persatuan kerajaan inggris adalah Union Jack, yang ternyata adalah hasil gabungan dari bendera-bendera negara anggotannya.

1. England (Negara Inggris) yang ibukota di London adalah negara bagian terbesar di Inggris yang menyumbang 57% dari luas wilayah dan 86% populasi (53 juta).
England atau Inggris merupakan negara bagian terbesar dan terpadat penduduknya bila dibandingkan dengan negara-negara bagian yang membentuk Persatuan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara lainnya. Negara-negara lainnya adalah Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara. Seringkali nama Inggris dipakai untuk menyebut keseluruhan negara ini.
2. Negara Skotlandia adalah negara bagian terbesar kedua di Inggris yang menyumbang 34% dari luas wilayah dan 9% populasi (5,3 juta)
3. Negara Wales adalah negara bagian terkecil di Inggris yang menyumbang 9% dari luas wilayah dan 5% dari populasi (3 juta).


x

12 Mei 2016

Model Pembelajaran: Problem Based Learning dan Discovery Learning


Materi Vektor
1.      Sintak Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
Fase-Fase
Perilaku Guru
Fase 1
Orientasi peserta didik pada masalah
·         Menjelaskan tujuan pembelajarn tentang materi vektor yaitu menerapakn prinsip penjumlahan vektor.
·         Memperlihatkan dan menampilkan video atau gambar tentang peristiwa atau hal-hal yang berkaitan dengan penerapan vektor dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya video atau gambar tentang penarikan kapal yang mengalami kecelakaan atau kerusakan di tengah lautan dan harus segera dibawa ke pelabuhan terdekat untuk diperbaiki. Untuk menarik kapal tersebut dibutuhkan dua kapal dengan dilengkapi kawat baja. Agar kapal dapat sampai ke pelabuhan yang dituju, posisi kapal selama perjalanan selama perjalanan tetap stabil besar gaya yang dibutuhkan oleh masing-masing kapal penarik dan sudut yang dibentuk oleh kawat baja harus diperhitungkan secara cermat.
·         Memotivasi peserta didik agar terlibat pada aktivitas pemecahan masalah.
·         Menjelaskan logistik yang dibutuhkan seperti pembentukan tugas kelompok, serta mengarahkan peserta untuk berkumpul dengan kelompoknya masing-masing.    

Fase 2
Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar





·         Membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut yaitu tentang menggambar vektor, resultan vektor, komponen vektor serta mengitung besar arah resultan vektor
·         Mengarahkan peserta didik untuk melakukan kajian teori yang relevan dengan masalah serta mencari narasumber lainnya
Fase 3
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
Mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai yaitu bagaimana mencari resultan dua vektor sebidang atau mencari resultan dua vektor dengan menerapkan operasi vektor.
Fase 4
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Membantu peserta didik dalam memecahkan  masalah seperti merencanakan dan menyiapkan laporan serta membantu siswa dalam berbagi tugas dengan temannya.
Fase 5
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Membantu siswa melakukan refleksi serta evaluasi terhadap penyelidikan peserta didik dalam proses-proses yang dilakukan serta meminta kelompok untuk presentasi.

2.      Sintak Model Pembelajaran Discovery Learning

Fase-Fase
Perilaku Guru
Stimulation
(Pemberian Stimulus)
·         Memberikan stimulus kepada peserta didik berupa pertanyaan yang berkaitan dengan materi vektor. Misalnya “bagaimana cara menguraikan vektor menjadi dua buah vektor yang sebidang?”.
·         Mengajak peserta didik berdiskusi untuk mencari penyebab dan menemukan pemecahan masalah
Problem Satatement
(Mengidentifikasi Masalah)
Membimbing siswa untuk membentuk kelompok yang dilanjutkan dengan disuksi rumusan maslah, tujuan, dan langkah kerja dengan alat dan bahan yang telah tersedia
Data Callecting
(Mengumpulkan Data)
Membimbing peserta didik dalam menyiapkan alat dan bahan berupa necara pegas, busur derajat, benang, paku payung, dan papan triplek yang dilengkapi kertas berpetak dengan tujuan untuk menguraikan vektor menjadi dua buah vektor yang sebidang.
Data Processing
(Mengolah Data)
Membimbing pesera didik dalam mengolah data eksperimen yaitu berupa vasiasi sudut a
Verification
(Menguji Hasil)
Membimbing siswa menguji hasil pengolahan data pengamatan yaitu bagaimana kecenderungan rata-rata hasil pengukuran apakah mempunyai nilai yang sama antar data dengan mengubah-ubah sudut a, serta kesalahan pengukuran dan presentase eror perhitungan pada tiap-tiap data pengukuran.
Generalization
(Menyimpulkan)
Mengarahkan peserta didik agar menyusun kesimpulan dari eksperimen serta mengarahkan peserta didik agar membuat laporan.